Rule of Trading

Rules #01 : Buy Low Sell HIGH

Rules #02 : SERAKAH.. Bakal Membawa PETAKA

Rules #03 : Juallah di Harga TERBAIK bukan di Harga tertinggi

Rules #04 : BUY HIGH SELL HIGHER

Rules #05 : Cut Loss bukanlah Hal yg TABU

Rules #06 :
Jual selalu benar


Rules #06 : Jual selalu benar

Inilah posisi yg suka sulit dilakukan oleh kebanyakan investor, karena orang suka ingin mencari harga tertinggi.. Harga tertinggi itu tidaklah rasional dan sulit diterka, kita ambil contoh : hari ini anda menjual saham di harga tertinggi apakah besok atau kapan2 harganya tidak akan naik, jelas hal ini tidaklah pasti.. Tetapi yg terbaik adalah anda mencari harga terbaik pada saat ingin take profit walaupun itu mungkin bukan harga tertinggi, jika ternyata harganya masih terus naik, kesalahan bukan terletak pada posisi jual anda, tapi yg salah anda tidak melakukan posisi beli, ingat rule #04 buy high sell higher..


Rules #05 : Cut Loss bukanlah Hal yg TABU


Rules #04 : BUY HIGH SELL HIGHER

Teori bermain saham yg benar seharusnya adalah BUY LOW SELL HIGH, berarti beli pada saat market turun dan jual setelah market telah mencapai puncaknya dan mulai bergerak berbalik arah.. Tetapi terkadang beli lebih tinggi pun bukan berarti harus cut loss.. Apalagi market saat ini hanya ada satu posisi, saat ini kita sudah tidak bisa short sell ( penjualan yg dilakukan tanpa memiliki saham tersebut )dulu baru buy back, berarti sebelum anda bisa menjual berarti anda harus punya saham terlebih dulu..

Kapan waktunya kita beli..

Ada beberapa indikator yg bisa anda pakai seperti :

1. Saham ini sedang ada rumor bagus dan cara belinya agresif sekali, karena saham terkadang naik bisa sampai 3 hari..
2. Saham ini sedang dalam pola kontinutas naik keatas..
3. Terkadang saham ini sedang dalam break double/tripple top ataupun dalam kondisi break symetric triangle nya..


Rules #03 : Juallah di Harga TERBAIK bukan di Harga tertinggi

Pada intinya memang semua orang ingin profit yg maksimal, tapi harga tertinggi terkadang merusak konsistensi kita akan posisi take profit, seringkali mengakibatkan kita selalu mencari harga2 tertinggi atas semua saham yg kita miliki, yg terjadi seringkali membuat kita malah menjadi supermarket saham, beda dengan harga terbaik, yg dimaksud dengan harga terbaik adalah harga yg mendekati harga tertinggi dengan volume yg paling besar, jadi belum tentu harga tertinggi = harga terbaik, tapi dengan kita telah menentukan harga terbaik setiap saat, kita sebenarnya melatih konsistensi kita di dalam melakukan take profit.. Misalkan anda memiliki modal CPIN di 1610, dan saham ini sempat menyentuh level 1820 sebanyak 3x, nah disaat anda sudah menentukan untuk mulai merealisasikan keuntungan anda, anda pasti akan mencoba mencari harga tertinggi dulu, setelah ketemu maka pada hari itu anda akan memasang di level tersebut ataupun 1-2 point di bawah, tetapi jika tidak laku, besok harinya anda akan mulai mencari harga yg terbesar dan tinggi, tetapi anda akan mulai konsisten, jika tidak kena juga mungkin besok pun anda mulai mencari harga yg mungkin lagi ataupun anda jual di harga berapapun.. Nah bedakan jika anda menjual di harga tertinggi, yang ada nanti profit tak diraih, modal = posisi jual yg mungkin terjadi..


Rules #02 : SERAKAH.. Bakal Membawa PETAKA

Inilah salah satu sifat manusia yg mengakibatkan investor kita setelah kalah tidak dapat bangkit kembali dan malah akhirnya meninggalkan pasar modal karena dianggap SPEKULASI.. Pada dasarnya PASAR MODAL itu sama seperti BISNIS, kita memerlukan MODAL, STRATEGI dan PSIKIS.. Modal, karena main saham jelas butuh uang.. Strategi, karena begitu banyak saham yg beredar, jika saham yg anda pilih tidak naik itu berarti strategi anda salah, termasuk harga beli dan jual yg perlu kita tentukan.. Psikis/kejiwaan, nah pada saat market naik dan anda merasa cukup itu adalah waktu yg tepat untuk memikirkan harga berapa kita musti keluar dan apakah perlu kita hold 1-2 hari lagi, tapi setelah anda tentukan maka anda harus berkomitmen, karena begitu kita mulai serakah maka kita telah memupuk mental yg salah buat kita.. Ingat harga tertinggi sulit dicari tapi harga terbaik pada saat kita jual itu bisa kita cari (Rules#03).. Investor pada dasarnya selalu sayang pada saat menjual profit sahamnya, tapi terkadang lebih berani menjual sahamnya begitu market turun..
Sebagai pembelajaran bagi kita adalah saham TMPI dan BUMI.. apakah kedua saham ini KEJAM.. Tidak yg salah adalah anda yg membeli di harga TINGGI, dan anda yg tidak mau merealisasikan keuntungan disaat bisa.. Kedua saham ini sudah berbaik hati dengan naik selama berhari-hari, bagaimana mungkin anda beli bisa rugi, tetapi bagi yg beli terakhir : kemana saja anda selama ini, saham sudah begini tinggi baru anda beli.. Saham naik / turun adalah wajar, tapi saham yg tidak ada bid-offernya nah itu baru kurang ajar..


Rules #01 : Buy Low Sell HIGH

Inilah rule paling mendasar dari investasi, Buy Low Sell High Bagaimana hal ini bisa terjadi, belilah disaat market dalam kondisi turun dan saat psikologis pasar pada saat itu tidak ada yg berani BUY alias takut. Pada dasarnya di saat market turun dan tidak ada bid-nya muncul, ada 2 alasan yg menjadikannya seperti ini saham ini masih berpotensi turun kencang ataupun orang sudah banyak makan di level2 atas..Jika saham tersebut turun dalam dan tidak rasional, maka disanalah terdapat keuntungan besar yg menanti, hanya saja terkadang orang terlalu takut melihat market pada saat turun kencang, karena mereka lebih berani disaat market naik terus menerus