Category Archives: Review

Rebalancing MSCI

The following are changes in constituents for the *MSCI Global Standard Indexes and MSCI Global Small Cap Indexes*
which will take place as of the close of *November 26, 2019*

*MSCI Global Indonesia Index*
Additions:
ACES, EXCL

Deletions:
SCMA

*MSCI Small Cap Indonesia Index*
Additions:
ERAA, ITMG, ISAT, RIMO, SMSM, SCMA

Deletions:
ACES, DOID, BWPT, IIKP

Berapa penutupan #IDX di EOY2019 ?

#kafein masuk kembali dlm range 6210-6350, bahkan #idx sempat mendekati batas atas 6350 sebelum pada akhirnya kembali tergerus turun masif kemarin dan mulai dekati batas bawah 6210 ! #eido yg jg semalam terpukul hingga keluar dari range 25-28 dgn tutup di 2496 -2.73% membuat potensi idx terpukul keluar dari 6210 jg semakin mungkin, yg berarti idx kembali potensi uji kembali support 6022.

Selain itu indikator #cds yg jg nyaman bertahan dibawah 80, saat ini bertahan di level 76, jg semakin empuk buat aksi jual bagi *big investor*, krn bisa jual stok dlm jumlah besar dan tampung kembali dibawah.

Sehingga menjelang akhir tahun 2019, maka berapa penutupan #idx ?
moderate : 6210 – 6350
optimis : 6547 or better
pesimis : 6022 or below

Rekap Laba (-Rugi) Emiten 9M19 vs 9M18

Rekap Laba (-Rugi) Emiten 9M19 vs 9M18

*BANK & FINANCE*
• BBRI Rp24.78t vs Rp23.47t
• BBCA Rp20.92t vs Rp18.51t
• BMRI Rp20.25t vs Rp18.09t
• BBNI Rp11.97t vs Rp11.44t
• PNBN Rp2.39t vs Rp2.11t
• BDMN Rp2.17t vs Rp2.69t
• BTPN Rp1.95t vs Rp1.62t
• BFIN Rp1.09t vs Rp1.09t
• AGRO Rp15.3m vs Rp166m
• PNBS Rp8.27m vs Rp11.77m

*TELCO, TECH & MEDIA*
• LINK Rp773m vs Rp816m
• MARI Rp23.9m vs Rp25.3m
• ISAT limited review

*CONSUMER & PHARMACY*
• HMSP Rp10.2t vs Rp9.69t
• UNVR Rp5.51t vs Rp7.28t
• MYOR Rp1.09t vs Rp1.10t
• SIDO Rp578m vs Rp480m
• KINO Rp447m vs Rp105m
• ROTI Rp212m vs Rp103m
• CLEO Rp94.0m vs Rp46.8m
• HOKI Rp76.2m vs Rp70.8m
• ADES Rp46.9m vs Rp35.5m

*RETAIL*

*PROPERTY & RELATED*
• BEST Rp211m vs Rp153m
• ARNA Rp160m vs Rp116m
• DILD Rp82.9m vs Rp116m

*CONSTRUCTION*
• IDPR Rp10.5m vs Rp31.5m

*INFRASTRUCTURE RELATED*
• PGAS $129jt vs $244jt
• AKRA Rp565m vs Rp1.29t
• IPCC Rp111m vs Rp147m

*AUTO & HEAVY EQUIPMENT*
• AUTO Rp512m vs Rp414m
• MASA -$13.5jt vs $565rb

*MANUFACTURING*
• FASW Rp806m vs Rp867m
• KBLI Rp260m vs Rp105m
• PBID Rp148m vs Rp247m
• ISSP Rp122m vs Rp15.5m
• TOTO Rp89.8m vs Rp230m
• JECC Rp70.9m vs Rp75.8m
• BRPT audit

*TRADE & SERVICES*
• BIRD Rp229m vs Rp335m
• HEAL Rp210m vs Rp110m
• PSSI $7.30jt vs $12.32jt

*OIL & MINING RELATED*
• PTBA Rp3.10t vs Rp3.93t
• ANTM Rp561m vs Rp631m
• APEX $18.4jt vs -$34.7jt
• KKGI $4.18jt vs $2.42jt
• INCO $160rb vs $55.2jt

*AGRICULTURE & POULTRY*
• SGRO audit

#kafein #USD vs #ITMG ?

#kafein #USD vs #ITMG ?

investasi pada usd belakangan ini hanya bergerak terbatas saja, yaitu kenaikan berkisar dibawah 200rp, walau diprediksikan bisa capai resisten psikologis 15000 (+800), pergerakannya yg kurang aktraktif menjadikan *saat ini lebih menarik pada saham #itmg* walau harga coal dan chartnya ada potensi melemah yg seharusnya jadi entry level yg menarik, sedangkan trigger positifnya lebih banyak dimana (1) bbrp tahun terakhir ini itmg bagikan deviden interim di bln november (2) program buyback emiten.

Track emiten yg gcg ini juga telah ditunjukkan ketika harga coal ambruk dr level tertingginya hingga ke level terendah tetap konsisten bagi #deviden.

dari #kafein kumpulkan data hingga close akhir pekan ini itmg telah menyelesaikan kenaikan estimasi usd kita, hanya sayangnya #latepost sehingga potensi ini terlewatkan

Stoploss (SL) bagi itmg ada di level 11700, sdgkan support2 diatasnya ada di 12675 12225, target short di 14000 dan medium/long di 16000.

Note : tetap cermati pergerakan harga coal dan efektif news buyback bagi itmg.

Chart dan data pendukung ada di sini :
https://www.instagram.com/p/B10FPJ2phbE/?igshid=6ef4gclu8wsb

acuan korelasi antara #EIDO vs #IDX

#kafein sbg acuan buat teman2, korelasi #eido vs #idx :

#idx 6210-6350, eido 25-26
#idx 6000-5800, eido 22
#idx 5800-5500, eido 18 atau mendekati.

#kafein penurunan market sebelumnya diawali dgn indikator #IndoCDS (credit default swap) Indo yg nyaman di harga 80 or below terhitung sejak tanggal 22 Juli 2019, dimana masalahnya indikator yg menunjukkan ekonomi Indo baik, tentu menjadi asik buat hedge fund besar untuk melakukan aksi profit takingnya secara besar-besaran, hal ini dapat dilihat dari net sell asing yg besar dalam koreksi ini, karena banyaknya investor yg bersedia untuk melakukan aksi beli, hal inilah yg pada akhirnya sering menjadikan market terkoreksi cukup masif, dimana #IDX pada tgl 22 juli masih berada di level 6433, sedangkan ketika terjadi aksi jual #IDX bahkan sempat menembus support naik #kafein di 6210 setelah mencetak low 6022 (-6.3%) sebelum pada akhirnya ditutup pada hari ini di level 6204, masih dibawah level 6210, sehingga kekuatiran koreksi masih mendominasi, terlebih selama eido juga masih tertahan dibawah level 25, sehingga bisa dikatakan #idx bergerak dalam kisaran 6210-6000.