Category Archives: Review

bagaimana kita tahu MARKET sudah membaik ?

tetap fokus pada 3 saham trigger #IDX ! ASII, TLKM & BBRI

Tapi sayangnya BBRI sudah terlalu jauh dari clue kita, yaitu di 12.000, sehingga fokus kita jadi bergeser ke ASII dan TLKM.

Siapapun yg duluan mencapai area aman, yaitu TLKM 4000 ataupun ASII 8000, itu sudah cukup memberikan kita sedikit clue.

Jika tidak strategi terbaik, utk sementara adalah SOS dan TRADE ( dgn money management hingga 35% ) disaat turun utk sementara akan lebih BIJAK.

#INVESTASI adalah tentang bagaimana kita mengelola UANG & MENTAL kita. PINTAR saja tidak cukup !

MSCI INDONESIA REBALANCING

edisi Agustus 2016

MSCI Rebalancing

MSCI Rebalancing – 31 May 2016

Estimated Indonesia Net Sell Flow USD81m (USD36m Buy and USD117m Sell) with 1 Addition, 1 Upweight and 1‎Deletion and 29 Downweights.

MSCI Indonesia Index‎
Addition – WSKT (Waskita Karya) – estimated USD30m‎
Upweight – TBIG ‎(Tower Bersama) – estimated USD6.5m
Deletion – AALI (Astra Agro Lestari) – estimated USD16m

MSCI Indonesia Small Cap Index
Addition – GIAA (Garuda Indonesia)
Deletions- BEST(Bekasi Fajar) & TELE (Tiphone Mobile)

Investor Awards 2016

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penghargaan Investor Awards 2016 untuk 5 Emiten Peraih “Top Performing Listed Companies 2016″.

Pada kesempatan ini 5 Emiten Peraih Top Performing Listed Companies adalah
1. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
2. PT Waskita Karya (Persero) Tbk
3. PT PP (Persero) Tbk
4. PT Sarana Menara Nusantara Tbk
5. PT Sri Rejeki Isman Tbk

Lima emiten tersebut berhasil meraih posisi terbaik karena kinerja fundamental 2015-2016 yang unggul dari total 524 emiten di BEI saat ini. Selain kinerja fundamental, likuiditas kelima emiten ini pun tinggi, yang ditunjukkan dari harga sahamnya naik signifikan selama April 2015-Maret 2016.

Direktur Utama Bursa BEI, Tito Sulistio mengatakan dalam 10 tahun terakhir pasar modal Indonesia secara jangka panjang return investasinya paling tertinggi dunia dan juga menargetkan akan menjadi terbesar di ASEAN 5 tahun mendatang.

“Return kita 10 tahun terakhir ini terbesar di dunia, kita punya 5 tahun kerja akan jadi terbesar di ASEAN dengan menambah emiten,” ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio dalam acara Investor Awards 2016, di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Sementara itu terdapat juga 18 sektor usaha Best Listed Companies Pemenang Sektor yaitu
1. Pertanian dan Peternakan : PT Bisi International Tbk
2. Aneka Industri : PT Selamat Sempurna Tbk
3. Tekstil & Garmen : PT Pan Brothers Tbk
4. Infrastruktur : PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk
5. Perdagangan dan Jasa : PT Ace Hardware Indonesia Tbk
6. Industri Dasar dan Primer : PT Samindo Resources Tbk
7. Industri Logan dan Kabel : PT Sucaco Tbk
8. Makanan dan Minuman : PT Nippon Indosari Corpindo Tbk
9. Rokok, Farmasi dan Keperluan Rumah Tangga : PT Unilever Indonesia Tbk
10. Investasi : PT Pacific Strategic Financial
11. Perbankan : PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
12. Sekuritas dan Reksa Dana : PT Trimegah Securities Tbk
13. Kehutanan : –
14. Properti dan Konstruksi Bangunan : PT Megapolitan Developments Tbk
15. Restoran, Hotel, Pariwisata : PT Indonesian Paradise Property Tbk
16. Elektronika : PT Metrodata Electronics Tbk
17. Asuransi : PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk
18. Multifinance : PT BFI Finance Indonesia Tbk

Penghargaan Khusus
1. PT PP Properti Tbk : The Best Performa IPO
2. PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk : The Best Restructured- Rebound Company
(hns/hns)

Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten 1Q16 vs 1Q15

Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten 1Q16 vs 1Q15:

▪ BBCA Rp4.51t vs Rp4.06t
▪ PTBA Rp332m vs Rp340m
▪ WTON Rp50.2m vs Rp17.0m
▪ PNBN Rp574m vs Rp588m
▪ PNBS Rp2.67m vs Rp18.5m
▪ BJBR Rp446m vs Rp385m
▪ BABP Rp2.07m vs Rp0.82m
▪ KINO Rp71.7m vs Rp41.2m
▪ TPIA $35.3jt vs $2.69jt
▪ ROTI Rp86.3m vs Rp66.5m
▪ SMSM Rp91.7m vs Rp74.3m
▪ KKGI $2.50jt vs $1.42jt
▪ ACST Rp19.3m vs Rp12.1m
▪ BDMN Rp813m vs Rp687m
▪ NISP Rp457m vs Rp372m
▪ HMSP Rp3.12t vs Rp2.89t
▪ ASII Rp3.11t vs Rp3.99t
▪ UNTR Rp730m vs Rp1.64t
▪ BNBR Rp165m vs -Rp312m
▪ LPPF Rp244m vs Rp185m
▪ BNII Rp444m vs Rp256m
▪ WOMF Rp20.7m vs Rp1.11m
▪ AALI Rp417m vs Rp156m
▪ AKRA Rp255m vs Rp295m
▪ BBTN Rp491m vs Rp402m
▪ BNLI -Rp376m vs Rp567m
▪ BJTM Rp313m vs Rp257m
▪ UNVR Rp1.57t vs Rp1.59t
▪ AUTO Rp80.7m vs Rp87.4m
▪ ADRO $152 jt vs $178 jt
▪ PPRO Rp90.6m vs Rp80.3m
▪ BTPN Rp429m vs Rp480m
▪ EXCL Rp169m vs -Rp758m
▪ MARI Rp8.75m vs Rp5.87m
▪ TLKM Rp4.59t vs Rp3.81t
▪ GIAA $1.02jt vs $11.39jt
▪ BAJA Rp5.89m vs -Rp4.35m
▪ BBNI Rp2.97t vs Rp2.82t

SOURCE : copasan dari GRUP WA (bp. Krisna/YJ)