Category Archives: Education

Apa itu “Value Investor”

publish on 18:30
#YKBI, Yuk Kita Belajar Investasi

Bertukar pendapat dengan saudara Ryan Filbert (@ryanfilbert) dan saudara Api Perdana (@ngaturduit) inilah komentar KAFEIN edisi sabtu/minggu di twitter ::

#YKBI (1) Apa itu “value investor” ? ini adalah tipikal investor yang selalu mencari nilai2 tersembunyi (yg disembunyikan) oleh emiten. [diperkenalkan oleh bp. Investasi Modern : Benjamin Graham, dan dipopulerkan oleh Warren Buffett]

#YKBI (2) Apa jenis investor ini ? Ini adalah tipe investor horizon long. Investor dengan tipe investasi jangka panjang, sehingga walau memiliki TARGET HARGA ataupun tak peduli dengan kenaikannya selama saham ini masih terus bertumbuh, investor ini mungkin juga akan bertahan hingga harganya mencapai harga yg dinginkannya.

#YKBI (3) Lalu tipe perusahaan apa yg diincarnya ? perusahaan dgn Laporan K euangan yang positif, dengan EPS yg bertumbuh dr thn ke thn.

#YKBI (4) Kalo perusahaan ini memiliki Laporan Keuangan Negatif, kemudian positif, maka masih perlu dibuktikan pada tahun berikutnya alias tahun ketiga, apakah saham ini kembali bertumbuh, atau malah kembali menjadi negatif.

#YKBI (5) walau EPS (earning per shares) menjadi target utama yg dicermati, tetapi pertumbuhan aset lancar dan kredit lancar juga akan dicermati. Jangan -jangan nanti pertumbuhan EPS nya dari penjualan anak usaha ataupun dari selisih kurs, yg mana berarti bukan bertumbuh dari penjualan.

#YKBI (6) dan clue yg terakhir adalah ROA (Return on Aset) serta ROE (Return on Equity) yg kecil, karena kan belum banyak yg liat dan tahu.

#YKBI : BELI LANGSUNG NAIK / BELI TDK TURUN LAGI ??

publish on 10:18
#YKBI, Yuk Kita Belajar Investasi

#YKBI (1) Pada saat anda membeli, apa yg anda harapkan dari saham tsb.

#YKBI (2) (a)saham tsb akan langsung naik atau (b)saham ini tak bakalan turun lagi.

#YKBI (3) apa pun yg anda pilih, sebenarnya memang benar, pd intinya setiap investor mencari keuntungan.

#YKBI (4) Hanya apapun pilihan anda sebenarnya menentukan tipikal gaya investasi anda tentunya, jika pilihan anda adalah (a), anda lebih memfokuskan diri pada profit lebih dulu, setelah bergerak tak sesuai harapan, baru mulai melihat risiko.

#YKBI (5) sedangkan jika pilihan anda adalah (b) berarti anda tipikal investor yang mana mengecilkan risiko dahulu utk target potensial gain yang telah dikalkulasi.

#YKBI (6) nah, sudahkah anda mendapat gambaran dari pilihan ini.

#YKBI (7) Jika pilihan (a) lebih mengarahkan anda untuk menjadi trader. Sdgkan pilihan (b) lbh mengarahkan anda ke trader dgn timeframe lbh panjang atau investor.

#YKBI (8) seperti kemarin beli bluechip lsg terbang, entah pada harga berapapun, hasilnya akan profit, untung yg gampang bukan, tapi setelah done, apakah anda sdh menentukan akan profit berapa % dari harga beli.

#YKBI (9) ini adalah keuntungan jackpot yg mungkin hanya terjadi dalam kurun waktu tertentu saja bagi sclaper, sdgkan bagi investor sbg sesuatu yg telah ditentukan.


KESIMPULAN ::
INGAT !! keuntungan maksimal jarang didapat, tapi keuntungan yang rasional adalah sesuatu yang lebih dapat diperhitungkan. Selalu pertimbangkan RISK haruslah lebih kecil daripada GAIN, sebelum anda menentukan posisi beli ANDA.. HAPPY INVESTING, BE WISE, BE RASIONAL and BE SMART.

#YKBI : My Trading is INVESTING.

publish on 10:09
#YKBI, Yuk Kita Belajar Investasi

[1] Tahukah anda apakah TRADING yg anda lakukan adalah INVESTING atau SPEKULASI, banyak orang menganggap bahwa “tradingnya”adalah untuk mencari keuntungan. Itu pasti tapi sebenarnya banyak yg melakukan secara membabi buta, dgn menjadikannya “ëveryday is trading

[2] Karena trading dipikirnya hanyalah beli di harga murah dan kemudian jual di harga atas, ataupun beli di harga atas dan jual di harga yg lebih tinggi lagi.

[3] Tetapi apakah anda sudah menyiapkan “trading plan” di akhir sesi atau sebelum sesi-1 dibuka. Seorang trader pasti sudah menyiapkan rencana tradingnya sebelum maju untuk bertempur, dgn menentukan range harga, kapan entri beli dan stop loss pointnya.

[4] Sedangkan jika dikala market sedang running, tiba2 dia menemukan saham yg berpotensi seoorang trader akan menghitung potensi RISK < REWARD, jika sebanding barulah dia akan mengambil posisi untuk tradingnya.

[5] Walau terkadang rencana tradingnya tak sesuai dgn harapan, seorang trader akan mempertimbangkan untuk stop loss atatukah HOLD untuk beberapa saat dan menentukan STOP LOSS baru, tentunya.

[6] Seorang trader tak akan menyesali terlalu lama kekalahannya yang mana juga berarti kerugian baginya, tetapi tetap berusaha dan berupaya agar kesalahannya ini tak terjadi kembali.

[7] Tak kala seorang trader tak memiliki waktu untuk memantau market, dia akan melewatkan kesempatan untuk tak mengambil posisi yang tidak perlu, karena tak sesuai dgn trading plannya kecuali dia sudah menghitung sebelumnya. Seorang trader tak akan memaksakan dirinya untuk "TRADING for EVERYDAY", tetapi "TRADING for LIVING".

[8] Karena mengamankan MODAL alias "TIDAK RUGI", sebenarnya juga merupakan bagian dari TRADING itu sendiri tentunya.

KESIMPULAN :
1. Siapkan TRADING PLAN anda sebelumnya.
2. Hitung RISK < REWARD haruslah lebih kecil atau menguntungkan.
3. Tentukan STOP LOSS point
4. Jangan TRADING jika tak MEMUNGKINKAN.